Search This Blog

Loading...

Stored Procedures

Ketika anda membuat aplikasi dengan Microsoft SQL Server 2000, bahasa pemrograman Transact-SQL adalah bahasa pemrograman utama antara aplikasi anda dan SQL Server database. Ketika anda menggunakan program Transact-SQL, ada dua metode untuk menyimpan dan mengeksekusi program. Anda dapat menyimpan program secara lokal dan membuat aplikasi yang mengirim perintah ke SQL Server dan memproses hasilnya, atau anda dapat menyimpan program sebagai stored procedures di dalam SQL Server dan membuat aplikasi yang mengeksekusi stored procedures dan memproses hasilnya.

Stored procedures di dalam SQL Server mirip dengan prosedur pada bahasa pemrograman yang lain dalam hal:
  • Menerima parameter input dan mengembalikan banyak nilai pada bentuk parameter output kepada prosedur pemanggil atau batch.
  • Berisi statement pemrograman yang melaksanakan operasi di dalam database, termasuk memanggil prosedur lain.
  • Mengembalikan nilai status kepada prosedur pemanggil atau batch yang mengindikasikan berhasil atau gagal dan termasuk alasan kegagalannya.
Anda dapat menggunakan Transact-SQL statemen EXECUTE untuk menjalankan stored procedure. Stored procedure berbeda dengan fungsi di mana stored procedure tidak mengembalikan nilai yang disimpan pada namanya dan stored procedure tidak dapat langsung digunakan sebagai ekpresi.

Keuntungan penggunaan stored procedures dalam SQL Server dibandingkan dengan program Transact-SQL yang diletakkan secara lokal pada komputer client padalah:
  • Stored procedure dapat digunakan sebagai pemrograman modular
    Anda dapat membuat satu stored procedure, disimpan pada database, dan panggil strored procudures kapanpun pada program anda. Stored procedure dapat dibuat oleh orang yang spesialisasi pada pemrograman database, dan stored procedure dapat dimodifikasi secara independen terpisah dari source code program
  • Stored procedure lebih cepat dalam hal eksekusi
    Jika operasi memerlukan kode Transact-SQL yang banyak atau melakukan operasi pengulangan, stored procedure dapat lebih cepat dari kode Transact-SQL bacth. Stored procedure mengalami pemeriksaan statement dan dioptimasikan pada saat dibuat, dan versi dalam-memory dari stored procedure dapat digunakan setelah dieksekusi pertama kali. Statemen Transact-SQL secara berulang dikirim dari client setiap kali dijalankan dan dioptimasikan setiap kali dieksekusi oleh SQL Server.
  • Stored Procedures dapat mengurangi trafik network
    Operasi yang memerlukan ratusan baris dari kode Transact-SQL dapat dijadikan satu statement yang mengeksekusi kode pada prosedur, dari pada mengirim ratusan baris kode melalui network.
  • Stores Procedures dapat digunakan sebagai mekanisme keamanan
    User dapat diberi hak akses untuk mengeksekusi stored procedures walaupun mereka tidak mempunyai hak akses untuk mengeksekusi statement prosedur secara langsung.
Stored procedures pada SQL Server dibuat dengan Transact-SQL statment CREATE PROCEDURE dan dapat dimodifikasi dengan perintah ALTER PROCEDURE. Definisi stored procedure mengandung 2 komponen utama: nama prosedur dan parameternya, dan isi dari prosedur, yang mengandung statement Transact-SQL yang melaksanakan operasinya.
Post a Comment