Search This Blog

Loading...

Hapus Data Log SQL Server

SQL Server data file terdiri dari 2 bagian yaitu file data dan file log. Ukuran File data dan file log akan bertambah terus seiring dengan penambahan data pada tabel-tabel dalam database yang telah dibuat.
Biasanya penambahan ukuran file log lebih cepat dari pada ukuran file data. Hal ini dikarenakan file log menyimpan semua informasi perubahan atau transaksi yang telah terjadi selama ada proses penambahan (insert), perubahan (edit) dan penghapusan (delete) data.
Jika ukuran file log sudah terlalu besar, maka kita dapat menghapus file log tersebut. Menghapus file log tidak akan menghapus isi data dalam database yang telah ada.

Cara menghapus file log database SQL server adalah sebagai berikut:
1. Buka Enterprise Manager SQl Server dan login ke SQL Server sebagai Administrator
2. Expand Consol Root hingga kita dapat menemukan database yang file data log-nya akan dihapus
3. Klik kanan pada nama database yang dimaksud lalu pilih All Task lalu pilih Detach Database.


4. Akan muncul windows Detach database, lalu klik tombol OK
5. Jika proses Detach berhasil, maka akan muncul pemberitahuan bahwa proses detach telah berhasil.
6. Hapus file log database SQL Server (extensian .LDF), biasanya secara default file log database akan disimpan pada lokasi yang sama dengan file data di folder C:\Program Files\Microsoft SQL Server\MSSQL\data
7. Jika file log database sudah dihapus aktifkan lagi database dengan meng-attach database yang sebelumnya telah di-detach.

Cara meng-attach database:
1. Pada SQL Server Enterprise Manager, klik kanan pada tree Database
2. Pilih menu All Task lalu pilih Attach database
3. Masukkan nama file database (extension .MDF) atau browse dan cari file database yang akan di-attach, pilih database owner lalu klik tombol OK

4. Database telah aktif kembali dan siap untuk digunakan.

Catatan:
Sebelum menghapus data log file ada baiknya anda membackup database terlebih dahulu untuk mencegah hal yang tidak diharapkan.
Post a Comment